Unordered List

Terima Kasih Telah Berkunjung ke Pecelku.Com.....

Usai Bersolek, Masjid Taman Tetap Bergaya Klasik di Tengah Perkotaan

Kota Madiun cukup kaya akan budaya religi islami. Terbukti dari peninggalan masjid-masjid kuno yang ada di Kota Pendekar. Dua di antaranya, Masjid Taman dan Kuncen. Ya, keduanya bukan hanya bukti sejarah Islam di Kota Madiun. Tetapi juga lekat dengan sejarah pemerintahan di Madiun itu sendiri.
Kedua masjid sejatinya tidak pernah sepi pengunjung. Karenanya di area kedua masjid juga terdapat makam-makam pemimpin Madiun terdahulu. Namun, pengunjung memang dibatasi sejak adanya pandemi ini. Pemerintah Kota Madiun terus berupaya menjaga kedua aset berharga itu tetap lestari.
Seperti diketahui, Masjid Taman baru saja usai bersolek. Yakni, penambahan teras pada bagian serambinya. Saat ini, pembangunan telah usai. Masjid tampak lebih luas namun tetap dengan nuansa klasiknya seperti yang terlihat pada foto di atas.
Masjid ini memang bergaya klasik karena sudah ada sejak 1.754 silam. Di komplek makam masjid ini bersemayam sejumlah tokoh penting Madiun. Yakni, Raden Ronggo Prawirodirjo I atau Raden Ronggo Prawiro Sentiko yang menjadi bupati brang wetan Gunung Lawu (1755-1784), Raden Ronggo Prawirodirjo II yang menjabat Bupati Madiun (1784-1797). Raden Ronggo Prawirodirjo II merupakan kakek dari Raden Ronggo Prawirodiningrat dan Raden Bagoes Sentot Prawirodirdjo panglima perang Pangeran Diponegoro.
Selain itu, terdapat makam Pangeran Dipokusumo (Bupati Madiun 1810-1820), Ronggo Prawirodiningrat (Bupati Madiun 1822-1861), Raden Ronggo Ariyo Notoningrat atau Kanjeng Bagus (Bupati Madiun 1861-1869), Raden Mas Mas Tumenggung Adipati Sosronegoro (Bupati Madiun 1869-1879), Raden Mas Tumenggung Sosrodiningrat (Bupati Madiun 1879-1885), Raden Aryo Adipati Brotodiningrat (Bupati Madiun 1885-1900), Raden Tumenggung Koesnodiningrat (Bupati Madiun 1900-1929), Raden Mas Adipati Koesmen (Bupati Madiun 1929-1937), dan Raden Ronggo Koesnindar atau Pudak Sinumpet (Bupati Madiun 1937-1953).
Walikota Maidi berencana membuat sejumlah tempat bersejarah di Kota Madiun tersebut sebagai satu rangkaian paket wisata cagar budaya. Hal itu tak terlepas dari potensi yang luar biasa di dalamnya. Paket wisata ini bisa dimulai dari Bakorwil, Busbo, Makam Taman, Makan Kuncen, Sendang Kuncen, dan Padepokan SH Terate sebagai wisata budaya. (ws hendro/agi/diskominfo)

Sumber : Madiuntoday.com

Post a Comment

0 Comments